oleh

Ridwan Fattah: IAS Memiliki Kelebihan Dibanding Politisi Lain

RADARLUWURAYA.com, PALOPO – Bebasnya Ilham Arif Sirajuddin (IAS), disambut haru loyalisnya di Kota Palopo, Ridwan Fattah. Li’, sapaan akrab Ridwan Fattah, mengatakan, bebasnya IAS tentu akan membuat loyalis-loyalis IAS kembali bersatu dalam satu komando.

Menurutnya, sosok IAS memiliki kelebihan dari politisi-politisi lainnya di Sulsel. IAS dinilai memiliki loyalis-loyalis yang senantiasa patuh dalam komando sang mentor.

Li’ menuturkan, loyalis-loyalis Ilham tidak bisa dibeli dengan apapun. Ketika Ilham mengatakan A, maka seluruhnya akan satu komando dalam barisan A, walau hati kecil mereka bertentangan dengan pilihan sang mentor.

“Contohnya saya, ketika Pak Ilham mengatakan A maka saya tidak akan mbalelo. Walaupun sebenarnya pilihan Pak Ilham itu tidak sesuai dengan hati nurani saya, tetapi karena perintah Pak Ilham maka saya pasti akan ikut,” katanya.

Terkait bebasnya Ilham menjelang pilkada serentak di Sulsel, Li’ mengatakan bahwa keberadaan Ilham akan memberi warna pada sejumah pilkada di Sulsel nantinya, khususnya Kota Makassar.

“Hampir di setiap daerah, utamanya Makassar, loyalis-loyalis Pak Ilham masihlah sangat banyak sehingga tentu akan memberi warna. Namun demikian, sebaiknya Pak Ilham untuk sementara tidak memikirkan dulu politik,” kata Li’.

Banyak yang mengaitkan atas bebasnya IAS jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 mendatang bakal memiliki pengaruh besar karena merupakan mantan wali kota dua priode dan masih memiliki basis di Kota Anging Mamiri ini.

Pengamat politik Universitas Muhammadiah (Unismuh) Makassar Andi Luhur Prianto menilai, panggung kepemimpinan IAS di Makassar sudah pernah mencapai puncak. “IAS akan lebih tepat berada di posisi sebagai tokoh politik kultural,” kata Andi Luhur kepada Radar Luwu Raya.

Magnitude IAS di Pilwali Makassar 2020 kata dia masih bisa berpengaruh. Setidaknya karena IAS telah membuktikan masih punya basis dan infrastruktur politik yang kekuatannya terukur. “Wajar saja kalau beberapa kandidat berharap mendapat dukungan IAS,” ungkapnya.

Namun, soal dukungan di Pilwali 2020, IAS tentu akan memprioritaskan dukungan pada kerabat dan jejaring politik terdekatnya. “Kalau melihat nama-nama bakal calon Pilwali 2020 yang mengemuka, setidaknya ada beberapa yang memiliki kedekatan politik dengan IAS,” katanya. (Nhn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *