oleh

Sepanjang 2019, Polres Lutim Amankan 37,64 Kg Sabu

RADARLUWURAYA.com, Lutim – Terhitung sejak bulan Januari 2019 lalu, hingga saat ini Polres Luwu Timur telah berhasil meringkus sebanyak 20 pelaku kejahatan Narkotika jenis sabu-sabu.

Dari jumlah 20 pelaku kejahatan narkotikan di Bumi Batara Guru ini, 18 laki – laki, dan 2 perempuan. Dari 20 tersangka, barang bukti yang dipegang oleh Polres Luwu Timur sebanyak 37,64 kg.

Wakapolres Lutim Kompol Abdul Rachim pada Press Release, di Polres Luwu Timur, Senin (13/05) kemarin, menuturkan, pihaknya juga telah memegang ratusan obat – obatan terlarang. “Ada 280 butir pil thd yang berhasil kami amankan,” ujarnya.

Lanjut Kompol Abdul Rachim, wilayah hukum Polres Luwu Timur berbatasan langsung dengan Sulawesi Tengah, yang dimana bisa dijadikan perlintasan peredaran narkotika.

“Maka dari itu, untuk sapat meminimalisir, maka perlu disiapkan alat deteksi dini pada tempat perlintasan dan penyebrangan,” ujarnya.

Selain itu, mantan Kasi STNK Ditlantas Polda Sulsel ini juga memaparkan, sumber narkotika yang kerap masuk di Luwu Timur, berasal dari Pinrang, Sidrap, Makassar, kodya Pare – Pare, Palopo, dan Luwu Utara.

“Usia produktif para pelaku kejahatan narkotika adalah 16 tahun dampai 30 tahun,” ujarnya.

Kompol Abdul Rachim menambahkan,
dalam memerangi kejahatan Narkoba, masih sangat diperlukan peran serta seluruh lapisan masyarakat.

Adapun hasil pengungkapan tindak pidana narkoba pada tahun 2019 merupakan upaya penyelidikan yaitu melakukan controle delivery (penyerahan yang diawasi) dan undercaver BUy ( pembelian terselubung).

Adapun pasal ya g dikenakan yakni Pasal 114 ayat 1 dan 2 pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan jika narkotika golongan 1 dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun dan dikenalan denda paling sedikit 1 Milyar, dan paling banyak 10 Milyar. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *