oleh

Tak Beri Akses Listrik, DPRD Lutim Sebut PT Vale Langgar HAM

RADARLUWURAYA.com – Ketua Komisi III DPRD Luwu Timur, Herdinang Naik Pitam usai mendengar Pernyatan Sikap menejemen PT .Vale dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Komisi III, Rabu (30/1).

RDP yang menghadirkan Menajeman PT. Vale dan Masyarakat Dongi terkait aduan ke DPRD yang listriknya putus sejak 20 September 2016 lalu dan tidak disambungkan oleh PT Vale Indonesia.

Dalam Pertemuan itu, Herdinang menyesalakan pernyataan sikap pihak menajeman PT. VALE yang menyatakan tidak akan lagi membuka akses untuk memasang jaringan listrik masuk kewilayah Perumahan Adat Dongi Bomper Sorowako

“Sikap kami di DPRD sangat menyayangkan itu dan tidak manusiawi, apa yang disampaikan Menajeme PT vale” tutur Herdinang.

Disebutkannya, masyarakat Dongi sudah lama dan tinggal di pemukiman itu setelah PT Vale mendapatakan konsesnsi di wilayah itu.

Bahkan, leluhur mereka sudah hidup berkelompok dan mereka tumbuh dan berkembag distu.

“Yang mereka minta hanya dibuka akses jaringan listrik masuk diwalayah itu, Ini pelaggaran dan hak asasi manuasi,” kesal herdinang

Herdinang menilai PT. VALE terkesan mengucilkan Masyarakat Dongi, Sementara wilayaah lain seperti di Sumasang di aliri listrik dan bahkan digratiskan. Padahal di kawasan itu orang-orang kaya.

Sementara masyarakat Dongi jangankan di aliri listrik , bahkan PLN yang mausk disitu tidak di izinkan oleh PT. Vale dengan alasan itu milik mereka.

“Dari penyataan sikap itu, masyarakat tidak terima, saya di komisi III menggangap ini Pelanggaran HAM,” tandas Herdinang. (*)

Komentar