oleh

Terhitung Sejak 2016-2019, Sebanyak 4.910 RTLH di Luwu Timur Dibedah

MALILI, RADARLUWURAYA.COM- Tercatat sejak tahun 2016 hingga 2019 sebanyak 4.910 unit rumah yang tidak layak huni mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan.

Bidang Perumahan, Disperkimtan telah mencatat sudah membedah 4.910 Unit rumah yang tidak layak huni. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Perumahan, Disperkimtan Luwu Timur, Hasiming, Rabu (4/12/2019).

“Data yang terima itu terhitung mulai tahun 2016 hingga 2019 tercatat sudah ada sekitar 4.910 unit rumah tak layak huni yang dibedah,” kata Hasiming.

Hasiming menambahkan, program bedah rumah tersebut, dialokasikan melalui dana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Luwu Timur yang menelan anggaran kurang lebih Rp.12 miliar pertahunnya.

Ia juga menjelaskan untuk target yang masuk dalam Kegiatan Proritas (KP1) Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Thoriq Husler dan Irwan Bachri Syam, sebanyak 6350 unit rumah tidak layak huni. Program Bantuan Stimulan Bedah Rumah (BSBR) ini telah dilakukan di 11 kecamatan diantaranya 123 desa dan 2 kelurahan.

“Tahun 2019 ini sebanyak 1.252 unit yang tersebar di 11 kecamatan, tiap unit rumah menerima bantuan Rp.10 juta,” Jelas Hasiming.

Untuk mencapai target (BSBR) yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Pemkab Lutim juga mendapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Bantuan itu sudah didapatkan mulai tahun 2017 dan 2019, ada 366 unit rumah yang dibedah, bantuanya sekitar Rp.17,5 juta perunit,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *