oleh

Tiga Bukan Pasutri di Lutim Kepergok Ngamar Bareng

MALILI, RADARLUWURAYA.com — Menjelang ramadan 1441 Hijriah, Satpol PP Kabupaten Luwu Timur menggelar operasi pekat yang dilaksanakan di beberapa wilayah antara lain di Kecamatan Tomoni dan Mangkutana, Rabu (22/04).

Operasi tersebut dipimpin langsung sekretaris Satpol PP Lutim, Mohammad Salman, razia ini juga di backup personil Satuan Sabhara Polres Luwu Timur.

Saat razia berlangsung, Satpol PP Luwu Timur mendapati tiga pasangan bukan suami istri (pasutri) di salah satu wisma serta rumah kos di Tomoni.

Tak hanya itu, razia gabungan tersebut dilanjutkan dengan menyisir sejumlah kios yang memperjualbelikan minuman keras (miras) serta warung tuak.

Kasi pengawasan dan penegakan Perda Satpol PP Lutim, Al Munir Idris mengatakan, ketiga bukan pasangan suami istri itu di razia di tempat berbeda.

“Mereka terjaring di wisma atau penginapan serta disalah satu rumah kos,” ujarnya.

Ketiganya, inisial ER (pria) beralamat Dusun Paobali, Desa Lumbewe, Kecamatan Burau, JN (pria) asal Desa Tarengge, Kecamatan Wotu dan AL (pria) beralamat Desa Mulyasari, Kecamatan Tomoni.

Sementara  ketiga perempuan lainnya yakni inisial HN warga Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana dan IH asal Desa Mulyasri, Kecamatan Tomoni serta MT warga Desa Lambarese, Kecamatan Burau.

Selain itu, aparat juga berhasil mengamankan sebanyak 14 dos miras jenis Bir 620 ml dan 5 liter miras jenis ballo atau tuak.

Untuk diketahui, operasi pekat ini dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran wabah virus corona sekaligus penertiban menjelang bulan suci ramadan.

Selain Satpol PP, turut hadir dalam razia tersebut dari Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Catatan sipil Luwu Timur. (rif/rlr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *