oleh

Permudah Akses Data, Bappeda Luncurkan Aplikasi Badik Luwu

LUWU,RADARLUWURAYA.com-Bappeda Kabupaten Luwu, secara resmi meluncurkan aplikasi bank data terintegrasi bernama Badik Luwu, aplikasi ini untuk mempermudah akses data pembangunan di Kabupaten Luwu.

Disamping itu, undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik telah meng-amanakan bahwa dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik.

Dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data4 Indonesia juga mempertegas berbagai argument tentang urgensi data.

Badik Luwu merupakan program dari mandat kebijakan baik satu data Indonesia maupun Permendagri

Badik Luwu ini merupakan inovasi karena sesuatu hal yang baru. Aplikasi ini bisa didownload secara mobile karena berbasis android
“sebelumnya bisa diambil secara copy atau manual sekarang melalui Android bisa diakses”ujar kepala Bappeda Luwu, Awwabin

Tiga hal penting pada aplikasi Badik Luwu yaitu Data pembangunan dearah, informasi analisis profile Luwu serta aspek perencanaannya. Pada bank data ini yang tertuang ada seribu lebih Analisis profile daerah Bank data terintegrasi ini diharapkan bisa jadi wadah

Mandat kebijakan terutama program satu data indonesia yang dijabarkan dalam penmendagri nomor 70 nomor 2019 tentang reformasi pemerintahan daerah, dijelaskan terbagi 2 yaitu data pembangunan daerah serta data keuangan daerah, khusus data pembangunan daerah dikoordinir oleh Bappeda sementara data keuangan dikoordinir oleh bagian keuangan.

Dengan terbitnya peraturan pemerintah daerah ini, khusus bagi pembangunan wajib membuat inovasi terkait dengan program pemerintah. “Kami mengambil bagian data terintegrasi Kabupaten Luwu yang dikenal dengan Badik Luwu” ujarnya

Bank Data ini diberi nama Badik Luwu ini merupakan stragtegis pemasaran.

Sekretaris Daerah Luwu Drs Sulaiman mengatakan Inovasi dari Bappelitbangda ini sangat membantu OPD untuk mendapatkan serta mengakses data yang benar melalui aplikasi ini

“semoga dengan launching Badik Luwu ini masyarakat kita bisa dapatkan data yang benar dan tidak lagi berbeda dengan instansi teknis lainnya”ujarnya saat membuka kegiatan ini. (Mita)

Komentar

News Feed