oleh

Polisi dan Pemerintah Didesak Awasi Ketat Penjualan BBM Bersubsidi SPBU Malili

LUTIM, RADARLUWURAYA.com — Sejumlah warga mendesak aparat kepolisian dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Timur untuk mengawasi station pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Malili yang terletak di Jalan Poros Malili-Sorowako Desa Puncak Indah.

Pasalnya, SPBU Malili diduga kerap kali melakukan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dan premium kepada pengecer maupun kepada pihak perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah itu.

Bahkan diduga kerap kali BBM bersubsidi dari Luwu Timur sangat marak dijual hingga ke daerah Sulawesi Tenggara.

“Polisi dan Pemerintah harus tanggap mengawasi persoalan ini. Ini sudah lama terjadi,” desak sejumlah warga yang enggan diberitakan indentitasnya, Kamis (17/6/2021).

Lebih jauh disebutkan nya, penjualan BBM bersubsidi itu diduga berlangsung sejak tengah malam hingga dini hari.

“Hal ini dilakukan untuk menghindari pengawasan dari aparat kepolisian dan pemerintah Daerah,” imbuhnya.

Akibatnya, kebutuhan masyarakat pemilik kendaraan pribadi dan penumpang yang ingin menggunakan jenis solar dan premium terpaksa gigit jari.

“Kondisi ini kerap terjadi antara pukul 11 pagi hingga sore hari,” katanya.

Tindakan melawan hukum yang dipertontonkan pihak SPBU Malili sudah sangat jelas.

Untuk itu warga meminta keseriusan aparat kepolisian dan pemerintah daerah tegas dalam mengawasi dan menindak penjualan BBM Subsidi yang diduga dijual bukan pada peruntukannya. (*)

Komentar

News Feed