oleh

Sikap Petinggi Karang Taruna Pusat Kecewakan Hasil TKKT Sulsel

* Ketua Karang Taruna Lutra Serukan Solidaritas

MASAMBA, RADARLUWURAYA.com – Terpilihnya Andi Ina Kartika Sari sebagai Ketua Karang Taruna (KT) Provinsi Sulawesi Selatan menjadi polemik di tingkat nasional.

Hal ini ditandai dengan adanya persiapan KT pusat yang diinisiasi oleh Ir Budhy Setiawan Caretaker Ketua Karang Taruna provinsi Sulawesi Selatan yang ditunjuk oleh KT pusat untuk kembali menggelar Temu Karya Karang Taruna (TKK).

Diketahui, dalam waktu dekat ini KT pusat akan kembali menggelar kegiatan TKKT Daerah guna menentukan pemilihan ketua KT provinsi setelah menolak Andi Ina ketua KT provinsi terpilih berdasarkan TKKT di Hotel Aryaduta Juni yang lalu.

Menanggapi hal itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Luwu Utara, Saifuddin angkat bicara. Dikatakannya, KT pusat akan kembali mengadakan TKKT.

Maka dipastikan KT di Sulsel saat ini tak akan solid lagi.

“Saya menyayangkan kalau harus ada lagi TKKT di provinsi. Karena terpilihnya Ibu Andi Ina Kartika Sari sebagai Ketua KT provinsi pada TKKT ke delapan bulan Juni yang lalu sudah memenuhi persyaratan dan tidak melanggar AD dan ART,” sebut Saifuddin, Senin (5/7/2021).

Lebih jauh dikatakan Saifuddin, bahwa KT pusat seharusnya mendukung pengurus Karang Taruna Provinsi yang sudah bersusah payah melaksanakan TKKT pada juni yang lalu.

Saifuddin bahkan sebutkan bahwa TKKT yang digelar kemarin di hotel Aryaduta itu, Ibu Andi Ina dipilih oleh 24 KT kabupaten/kota se Sulawesi Selatan. TKKT itu juga dihadiri oleh Plt Gubernur Sudirman Sulaeman serta senior Karang Taruna H. Ajiep Padindang yang juga anggota DPD-RI

“Seharusnya pusat mendukung hasil TKKT yang sudah terlaksana, bukan malah sebaliknya mengadakan TKKT lagi, Kok harus ada TKKT di atas TKKT. Saya khawatirnya kalau pengurus KT Pusat akan melaksanakan TKKT lagi maka dipastikan KT yang ada di Sulsel tak akan solid lagi,” tandas Saifuddin.

Ia menambahkan, kalau Karang Taruna pusat ingin melihat Karang Taruna di Provinsi Sulsel maju dan berkembang, maka seharusnya lebih bijak mengambil tindakan.

Bukan justru mencederai sikap 24 pengurus yang sudah memilih ketua KT Sulsel yang sudah melalui prosedur.

“Oleh karena itu saya mengajak mari kita bersatu untuk tetap menjaga agar Karang Taruna tetap solid dan kuat dengan mengedepankan nilai-nilai persaudaraan. Salam kesetiakawanan sosial, salam Adhitya Karya Mahatva Yodha,” tutupnya. (Ari/rlr)

Komentar

News Feed